Riset mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Jember (UNEJ) berhasil meraih capaian di tingkat internasional melalui publikasi hasil penelitian. Noer Sidqi Muhammadiy, mahasiswa Program Studi Magister Farmasi Fakultas Farmasi UNEJ, bersama tim berhasil mempublikasikan penelitian berjudul “Prevalence of occult hepatitis B infection and hepatitis B genotype characterization among blood donors in Jember Regency, East Java, Indonesia” dalam BMC Infectious Diseases pada 31 Oktober 2025.
Penelitian ini mengangkat isu occult hepatitis B infection (OBI), yaitu kondisi ketika materi genetik virus hepatitis B masih dapat terdeteksi meskipun hasil pemeriksaan HBsAg menunjukkan negatif. Kondisi ini menjadi perhatian dalam keamanan transfusi darah karena infeksi berpotensi tidak teridentifikasi melalui pemeriksaan serologis rutin. Untuk mengkaji kondisi tersebut, penelitian dilakukan dengan menganalisis 330 sampel donor darah yang telah dinyatakan HBsAg-negatif dari Palang Merah Indonesia (PMI) Jember melalui pemeriksaan penanda serologis, deteksi DNA virus hepatitis B, serta karakterisasi genotipe pada sampel yang terdeteksi positif.
Hasil penelitian menunjukkan adanya OBI pada 3% sampel donor darah, dengan sembilan sampel terdeteksi positif DNA HBV. Seluruh sampel positif termasuk genotipe B, terutama subgenotipe B3 dan B4. Penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah mutasi pada gen S dan domain reverse transcriptase yang berpotensi berkaitan dengan immune escape. Temuan tersebut menunjukkan pentingnya penguatan skrining hepatitis B pada donor darah. Peneliti menekankan penggunaan nucleic acid testing (NAT) bersama pemeriksaan serologis untuk membantu mengidentifikasi OBI dan meningkatkan keamanan transfusi darah.
Publikasi ini menunjukkan kontribusi mahasiswa Fakultas Farmasi UNEJ dalam penelitian di bidang kesehatan yang memiliki relevansi terhadap keamanan transfusi darah dan kesehatan masyarakat. Melalui capaian ini, mahasiswa diharapkan semakin terdorong untuk mengembangkan kemampuan penelitian, menghasilkan karya ilmiah berkualitas, serta berkontribusi dalam menjawab berbagai permasalahan kesehatan melalui riset berbasis bukti.
Baca artikel penelitian selengkapnya:
https://link.springer.com/article/10.1186/s12879-025-11864-9