Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti Gedung Auditorium Universitas Jember pada Rabu, 13 Mei 2026, dalam pelaksanaan Apothecary Oath XXIII Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Fakultas Farmasi Universitas Jember. Momentum sakral tersebut menjadi penanda lahirnya generasi apoteker baru yang siap mengabdikan diri di dunia kesehatan dengan menjunjung tinggi etika dan profesionalisme. Prosesi berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, orang tua, serta para calon apoteker yang mengikuti pengambilan sumpah.

Acara diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Farmasi, Prof. apt. Ari Satia Nugraha, S.F., GDipSc., M.Sc., Ph.D. selaku ketua sidang. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan agar para apoteker baru dapat menjadi tenaga kesehatan yang kompeten, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Dr. apt. Ayik Rosita Puspaningtyas selaku Koordinator Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah apoteker yang dipimpin langsung oleh dekan Fakultas Farmasi, dilanjutkan penyematan apoteker baru secara simbolis sebagai tanda resmi memasuki dunia profesi kefarmasian.

(Dokumentasi Kegiatan)

Rangkaian kegiatan semakin berkesan melalui sambutan dari perwakilan apoteker periode XXIII, apt. Muhammad Rafli, serta perwakilan orang tua yaitu dr. Hanafi. Sambutan juga diberikan oleh Prof. Dr. drg. Sri Hernawaty selaku Wakil Rektor II Universitas Jember. Pada kesempatan tersebut, penghargaan lulusan terbaik juga diberikan kepada apt. Dwi Ayuning Palupi atas capaian akademik yang membanggakan. Pada sumpah apoteker kali ini sebanyak 81 apoteker resmi dilantik dalam kegiatan ini sebelum acara akhirnya ditutup dengan doa bersama penuh syukur dan harapan. Disertai dokumentasi dan sambutan atau persembahan dari para apoteker baru. “A pharmacist is not only a guardian of medicine, but also a keeper of hope, compassion, and humanity!”