Fakultas Farmasi Universitas Jember kembali menyelenggarakan Kuliah Pakar sebagai Pembekalan PKPA Industri Mahasiswa Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker Angkatan XXIV, dengan tema “ALCOA+: Data Integrity and Practical in Pharmaceutical Industry“. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul 09.00–11.00 WIB. Kuliah pakar ini menghadirkan sosok alumni inspiratif Fakultas Farmasi Universitas Jember, Alief Rizky, Quality Control Manager PT Ferron, sebagai narasumber yang membahas secara mendalam tentang pentingnya integritas data dalam industri farmasi serta penerapan konsep ALCOA+ sebagai landasan utama penjaminan mutu dan keamanan obat.

(Sesi Pemaparan Materi)

Dalam paparannya, narasumber menekankan bahwa di industri yang diatur ketat (GxP), kualitas data merupakan satu-satunya cara pembuktian bahwa obat diproduksi dengan aman, efektif, dan konsisten. Konsep ALCOA+ yang dikembangkan oleh WHO mencakup sembilan pilar utama, yaitu Attributable, Legible, Contemporaneous, Original, Accurate, Complete, Consistent, Enduring, dan Available. Penerapan prinsip ini menjadi krusial mengingat pelanggaran integritas data dapat berdampak serius, mulai dari bahaya terhadap pasien akibat keputusan klinis yang keliru, kerugian bisnis berupa penarikan produk, hingga kehilangan kredibilitas di mata otoritas pengawas seperti BPOM dan FDA.

(Sesi Tanya Jawab)

Sebelum memasuki sesi tanya jawab, mahasiswa diajak untuk menyoroti kasus pelanggaran data integrity yang sering terjadi di industri farmasi, seperti penggunaan akun bersama (shared credentials), penonaktifan fitur audit trail, serta penggunaan lembar kerja Excel yang tidak tervalidasi. Setelah itu, dilakukan sesi tanya jawab secara interaktif, mulai dari pembagian tanggung jawab data antardepartemen, tantangan menjaga konsistensi pencatatan, mekanisme pelaporan bagi mahasiswa magang, investigasi kesalahan rumus Excel dengan penelusuran seluruh bets, hingga prosedur penelusuran bets. Kegiatan ini diharapkan mampu membekali calon apoteker dan tenaga farmasi dengan pemahaman yang kokoh tentang praktik data integrity sesuai standar regulasi global.