Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa menghadapi Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA), Fakultas Farmasi Universitas Jember (UNEJ) menyelenggarakan kegiatan Pembekalan PKPA Industri Angkatan 24 yang menghadirkan kuliah pakar bertajuk “Penentuan Critical Quality Attribute dan Risk Assessment dalam Quality by Design Produk Farmasi”. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Minggu, 26 Juli 2026.

Kuliah pakar ini menghadirkan narasumber, apt. Umar Dian Prambudi, Supervisor Produksi Steril PT Meiji Indonesia, yang memiliki pengalaman lebih dari 10 tahun di industri farmasi dalam negeri maupun multinasional. Beliau memiliki keahlian di bidang produksi sediaan solid dan injeksi steril selama lima tahun, serta penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) selama lima tahun. Pada sesi pemaparan materi, apt. Umar Dian Prambudi menjelaskan konsep Quality by Design (QbD) sebagai pendekatan sistematis dalam pengembangan produk farmasi yang mengintegrasikan aspek kualitas, sains, dan manajemen risiko. Narasumber memaparkan berbagai komponen penting dalam QbD, seperti Quality Target Product Profile (QTPP), Critical Quality Attributes (CQA), Critical Process Parameters (CPP), Critical Material Attributes (CMA), serta penerapan risk assessment dan Design Space dalam menjamin mutu produk farmasi. Selain itu, peserta juga diperkenalkan pada berbagai metode analisis risiko yang umum digunakan di industri farmasi, seperti Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA), guna memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar mutu, keamanan, dan efektivitas.

(Proses Pemaparan Materi)

Melalui materi yang disampaikan, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai pentingnya penerapan Quality by Design dalam industri farmasi, mulai dari tahap pengembangan hingga proses produksi. Pendekatan ini diharapkan dapat membantu calon apoteker dalam menghadapi tantangan dunia industri yang semakin dinamis dan berorientasi pada kualitas.

Pada akhir sesi, narasumber memberikan soal latihan kepada peserta sebagai bentuk evaluasi pemahaman terhadap materi yang telah disampaikan. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi bersama seluruh peserta dan narasumber.

(Dokumentasi Kegiatan)

Melalui kegiatan pembekalan ini, diharapkan mahasiswa memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penerapan Quality by Design dalam industri farmasi serta memiliki bekal yang bermanfaat selama menjalani PKPA maupun ketika memasuki dunia kerja sebagai apoteker profesional di masa mendatang.