Fakultas Farmasi Universitas Jember kembali menyelenggarakan kuliah pakar bertajuk “Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Fasilitas Pelayanan Kesehatan” pada Jumat, 22 Mei 2026, melalui platform Zoom Meeting. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini menghadirkan narasumber apt. Alif Brina Indriana, praktisi dari RSUD Dr. Saiful Anwar, yang merupakan tenaga ahli di bidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja Instalasi Farmasi Rumah Sakit (K3-IFRS). Acara ini dimoderatori oleh apt. Dhita Evi A., M.Farm.Klin. selaku Dosen Farmasi Komunitas & Klinik ini serta diikuti oleh mahasiswa Program Sarjana (S1) Farmasi Angkatan 2023 serta mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker (PSPA) sebagai peserta.
Kuliah pakar diawali dengan pelaksanaan pretest untuk mengukur pemahaman awal peserta. Selanjutnya, narasumber memaparkan materi secara komprehensif mulai dari latar belakang, pengertian, dasar hukum, hingga tujuan pedoman K3-IFRS. Apt. Alif Brina Indriana menjelaskan bahwa instalasi farmasi rumah sakit memiliki lima risiko bahaya utama, yaitu bahaya biologis (TB, Hepatitis B, HIV-AIDS), bahaya kimia (merkuri, sitostatika, debu), bahaya fisika (bising, listrik, radiasi), bahaya ergonomi (posisi kerja tidak ergonomis), serta bahaya psikososial (beban kerja tinggi dan konflik interpersonal). Pemaparan juga menyoroti peran apoteker sebagai pilar edukasi, kolaborator lintas profesi, dan perumus kebijakan K3. Sesi pemutaran video K3 turut disajikan untuk memperkuat pemahaman peserta mengenai penerapan prosedur keselamatan kerja di lingkungan farmasi rumah sakit.
Acara ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif antara peserta dan narasumber. Dalam kesempatan tersebut, apt. Alif Brina Indriana menegaskan bahwa K3 bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, melainkan budaya yang harus ditanamkan oleh setiap apoteker. Beliau mengajak para mahasiswa dan calon apoteker untuk menjadi agen perubahan, baik sebagai edukator, kolaborator, manajer obat, maupun pembuat kebijakan di fasilitas kesehatan masing-masing. Kuliah pakar ini diharapkan mampu membekali peserta dengan wawasan dan keterampilan dalam menerapkan prinsip K3 secara optimal, sehingga tercipta lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif di instalasi farmasi rumah sakit.

(Dokumentasi Kegiatan)