Fakultas Farmasi Universitas Jember (UNEJ) kembali menghadirkan rangkaian kegiatan mulai dari kegiatan akademik hingga professional untuk hari keempat Student Exchange pada Kamis, 7 Mei 2026. Kegiatan dimulai pukul 07.00 WIB dengan kuliah tamu yang dibuka secara langsung oleh Asst. Prof. Dr. Teerapat Majam dari Thailand. Materi utama yang disampaikan berjudul “Pharmacogenomics and Personalized Medicine in Oncology and Hematologic Malignancy: Future Therapeutic Directions and The Strategic Role of Pharmacist”. Setelah pemaparan materi, sesi diskusi interaktif menghadirkan dosen Fakultas Farmasi UNEJ, yaitu apt. Dhita Evi A., M.Farm.Klin. dan Dr. apt. Endah Puspitasari, S.Farm., M.Sc. Antusiasme peserta terlihat dari banyak pertanyaan-pertanyaan kritis yang diajukan. Sesi pagi yang kaya akan wawasan keilmuan ini ditutup dengan foto bersama sebagai kenang-kenangan.

(Kunjungan Bersama ke Apotek UMC)
Memasuki pukul 09.00 WIB, mahasiswa didampingi apt. Hery Diar Febryanto, S.Farm., M.S.Farm. dan apt. Dhita Evi A., M.Farm.Klin., berangkat menuju Apotek UNEJ Medical Center (UMC). Kunjungan diawali dengan tur ruang swamedikasi, kemudian dilanjutkan ke ruang penyimpanan stok obat serta area peracikan resep. Di sela-sela kunjungan, para mahasiswa dan dosen diperkenalkan berbagai logo kategori obat, mulai dari obat keras, obat bebas, obat bebas terbatas, fitofarmaka, obat herbal terstandar, hingga obat jamu. Menariknya, para mahasiswa asing menunjukkan ketertarikan besar pada produk Tolak Angin dan Antangin sebagai contoh nyata logo obat jamu yang familiar di Indonesia. Lalu, kegiatan yang berisikan pengalaman praktis ini ditutup dengan sesi foto bersama.

(Kuliah Tamu dengan Prof. Dr. Thunwa Binlateh)
Setelah istirahat siang, kegiatan kembali digelar pada pukul 13.30 WIB bersama Asst. Prof. Dr. Thunwa Binlateh. Kuliah tamu kali ini ditujukan khusus untuk mahasiswa angkatan 2023 dalam rangkaian mata kuliah Sistem Penghantaran Obat. Pemateri membawakan topik terkini seputar Calcitonin Gene-Related Peptide (CGRP), sebuah molekul penting yang berkaitan dengan terapi migrain dan sistem penghantaran obat inovatif. Sesi berlangsung interaktif dengan adanya diskusi dua arah antara Asst. Prof. Dr. Thunwa Binlateh dan mahasiswa. Sebagai bentuk apresiasi, mahasiswa yang aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mendapatkan hadiah khusus. Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan suasana hangat penuh keakraban.
Dengan terselenggaranya tiga agenda di hari keempat ini, Fakultas Farmasi UNEJ kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar lintas budaya dan lintas keilmuan yang terintegrasi antara teori, praktik kefarmasian klinis, serta wawasan industri obat tradisional. Program Student Exchange ini diharapkan menjadi jembatan kolaborasi internasional yang berkelanjutan. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus diperluas cakupannya, tidak hanya melalui kunjungan dan perkuliahan tamu, tetapi juga melalui pengembangan riset bersama, magang lintas negara, serta publikasi ilmiah kolaboratif antara mahasiswa dan dosen dari kedua institusi.